Pentas Kesenian Orek-Orek “Cerita Noyo Gimbal” di TMII 2018

Jakarta, pada bulan september 2018 tim kesenian dinbudpar kabupaten Rembang yang diwakali oleh SMP N 2 Sulang Rembang. Berkesempatan menampilakn pertunjukan di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Acara dihadiri oleh DPR RI Komisi D dan Komunitas Rembang antara lain: Himpunan Keluarga Rembang (HKR), Info Seputar Rembang (ISR), Cah Rembang Perantauan (CRP).

Rembang, Dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan potensi pariwisata Rembang, pada hari Kamis tanggal 26 Oktober 2017, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang mengadakan kunjungan Destinasi Pariwisata Pakudjembara (Pati, Kudus, Demak, Jepara, Rembang dan Blora) di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara.

Acara diikuti oleh pelaku Pariwisata Kabupaten Rembang dan Jepara, dimulai paparan potensi pariwisata kedua kabupaten dan dilanjutkan kunjungan ke destinasi pantai Bandengan.

Lomba Apresiasi Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Tingkat Jawa Tengah Tahun 2017

Desa wisata Biangun, Kecamatan Lasem, Rembang keluar sebagai juara Harapan III pada Lomba Apresiasi Kelompok Sadar Wisata ( POKDARWIS ) Tingkat Jawa Tengah Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah pada tangal 20-22 Agustus 2017 di Area Obyek Wisata Pagilaran Kabupaten Batang dengan  peserta 15 finalis pokdarwis  Kabupaten/ Kota se- Jawa Tengah.

Di buka secara resmi oleh Bupati Kabupaten Batang dalam hal ini diwakilkan kepada Wakil Bupati Batang, Suyono, S.IP, M.Si, dan menuturkan dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih dan selamat datang untuk semua peserta apresiasi pokdarwis se Jawa Tengah.  ‘’Kami merasa bangga karena kami diberikan kepercayaan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini, pariwisata juga merupakan bidikan kami dalam visi misi terkait pengembangan pariwisata,’’ paparnya.

Demikian daftar nama pemenang kejuaraan :

  1. Pokdarwis dari Kab. Kudus ( Juara 1 )
  2. Pokdarwis Argo Lestari Kab. Purbalingga ( Juara 2 )
  3. Pokdarwis Selo Argo Kab. Boyolali ( Juara 3 )
  4. Pokdarwis Sondakan Kota Surakarta ( Juara harapan 1 )
  5. Pokdarwis Lumbung Lestari Kab. Pekalongan ( Juara harapan 2 )
  6. Pokdarwis Mawar Indah Kab. Rembang ( Juara harapan 3 )
  7. Pokdarwis Cempaka Kab. Tegal ( Juara yel – yel terbaik )
  8. Pokdarwis Muara Indah Kota Tegal ( Juara Favorit )
  9. Pokdarwis dari Kab. Brebes ( Juara Display terbaik 1 )
  10. Pokdarwis dari Batang ( Juara Display terbaik 2 )
  11. Pokdarwis dari Wonogiri ( Juara Display terbaik 3 )

Festival Desa Wisata Jawa Tengah 2017

REMBANG – Desa wisata Binangun, Kecamatan Lasem, rembang keluar sebagai juara III pada festival desa wisata se-Jateng yang digelar di Kabupaten lapangan drh. Soepardi Kabupaten Magelang, Senin – Selasa (24 – 25/7), yang diikuti 33 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah. Sedangkan juara I – II diraih Kabupaten Semarang dan Cilacap. Sementara juara Harapan I, II dan III diraih Kabupaten Purbalingga, Brebes dan Temanggung.

Kepala Dinas Pemuda Olah raga dan Pariwisata (Dinporapar) Provinsi Jawa Tengah, Urip Sihabudin mengatakan, potensi keindahan alam desa, dapat dikemas secara kreatif dan inovatif dengan membuat konsep desa wisata, di mana rumah-rumah masyarakat desa dapat dijadikan homestay untuk para wisatawan menginap. Namun, untuk mewujudkannya dibutuhkan strategi pemasaran, seperti dibuatnya program-program promosi untuk memperkenalkan paket wisata yang ada di desa, baik secara online maupun offline. Pokdarwis atau Bumdes (Badan Usaha milik Desa)  dapat menjadi penggerak untuk mengembangkan potensi perekonomian melalui desa wisata. Pokdarwis atau Bumdes  bisa membuat program atau event di desa sebagai daya tarik wisatawan.

“Berbagai potensi yang ada di desa sangat mungkin dapat dikembangkan dan dapat mewujudkan kegiatan berbasis usaha ekonomi masyarakat jika dikemas dengan cara yang kreatif dan inovatif. Hal ini didukung pula dengan gencarnya promosi wisata di Indonesia oleh Kementrian Pariwisata RI dengan digelarnya Borobudur Internasional Festival 2017, dan even Festival Desa wisata yang digelar pemprov Jateng,” kata Urip Sihabudin.

Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak Dilombakan

Untuk memeriahkan hari lahir pahlawan emansipasi wanita- Raden Ayu (RA) Kartini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) kabupaten Rembang, hari rabu (122/4) Di sanggar Budaya Komplek Museum Kartini menggelar lomba dolanan anak tingkat Sekolah Dasar (SD). Kegiatan lomba diramaikan  oleh 26 kelompok dari 14 UPT Dinas Pendidikan (Dinpendik).
Ketua panitia sekaligus Kabid kebudayaan Dinas kebudayaan dan pariwisata (Dinbudpar) Mutaqin mengatakan, Selain menggelar lomba dolanan anak, Dinbudpar juga menggelar lomba membaca Riwayat Kartini dalam bahasa Jawa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diikuti 32 kelompok dan lomba karawitan tingkat umum yang diikuti 14 kelompok.
Lomba menurut Mutaqin untuk tetap melestarikan warisan budaya lokal ibarat “mikul dhuwur mendem jero”, salah satunya jasa Pahlwan Nasional yakni Raden Ayu Kartini.
Sementara itu pada lomba dolanan anak SD negeri Sukorejo kecamatan Sumber menampilkan Mainan karetan menjadi salah satu mainan dolanan tradisionalJawa.
Salah satu siswa SD Sukorejo- Fitri mengatakan, cara permainan karetan dimainkan lebih dari 3 peserta. Sebelum permainan anak-anak membuat persegi panjang yang didalamnya diberi angka 1 sampai 5. Setelah selesai membuat garis persegi panjang, para peserta membawa tali karet yang berbentuk lingkar lalu dilipat, para peserta secara bersama-sama melemparkan tali karet ke garis persegi panjang.
Guru Pembina SD Sukorejo- Joko Sukoco menjelaskan dipilihnya permainan karetan sebagai permainan langka yang layak dilombakan Namun anak-anak  pada awal latihan banyak yang belum mengetahuinya bahkan bertanya karetan itu yang kayak gimana,
Selain karetan peserta lain juga menampilkan berbagai dolanan anak tradisional seperti Delikan ,Hompimpah, Jarutan, maupun jamuran,.( Masudi )

Lomba Lampion 2017

Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam menyemarakkan Hari Kelahiran RA. Kartini yang ke 138  akan menyelenggarakan Lomba Lampion dalam rangkaian Event Gema Kartini Kabupaten Rembang Tahun 2017 yang melibatkan siswa siswi SMP/Sederajat, SMA,SMK/Sederajat Se-Kabupaten Rembang.

Lomba akan dilaksanakan pada Hari Kamis, Tanggal 20 April 2016, Jam 14.00 WIB s/d Selesai
Lomba Tingkat SMP/ Sederajat Start di POS Utama I (depan KSP Bhina Raharja) sampai dengan Finish di POS Pembantu I (Depan Toko Bu Sri, Desa Turus Gede Rembang)
Lomba Tingkat SMA,SMK/Sederajat Start di POS Utama II (Depan Kantor Kecamatan Sulang) sampai dengan Finish di POS Pembantu (Depan Warung Makan Mbak Yuli, Desa Kemadu Sulang)
Materi Lomba adalah Kreasi Design Lampion.
Peserta tiap sekolah 6  (siswa/siswi/campuran) dengan membawa lampion.
Kejuaraan akan diambil Juara I, II, III, Harapan I, Harapan II dan Harapan III dari masing-masing Tingkatan Sekolah.
Pendaftaran di Kantor Dinbudpar Kabupaten Rembang (Bidang Pemasaran), pada Jam Dinas, sejak diumumkan  s/d Tanggal 19 April 2017.
Semua Peserta akan mendapat penghargaan berupa PIAGAM sebagai Peserta.

Ketentuan-ketentuan lomba :

  1. Lampion diwajibkan terdapat gambar/potret RA. Kartini dan Logo Kabupaten Rembang
  2. Sumber cahaya lampion disarankan menggunakan LED Super Bright dan Batu Baterai atau sumber cahaya yang aman dari kebakaran.
  3. Warna lampion diwajibkan memakai warna merah dan putih.
  4. Design lampion sesuai kreasi masing – masing.
  5. Satu kelompok membawa dan menampilkan karya minimal satu lampion.
  6. Peserta lomba lampion dengan jalan kaki.
  7. Peserta lomba lampion 6 (enam) orang.
  8. Panitia menyediakan 6 (enam) kaos untuk setiap kontingen.
  9. Panitia menyediakan air minum di setiap pos.
  10. Akomodasi dan lain – lain merupakan tanggung jawab peserta
  11. Peserta kumpul di tempat START.

Segala sesuatu yang belum tertulis dalam edaran ini, akan diatur lebih lanjut.
Keputusan Dewan Juri adalah Sah, Mutlak dan Tidak dapat diganggu gugat.
Contact Person : M. Jamaluddin, 085 201 056 844